Jumat, 21 Mei 2010

Manusia kelabang hero


Nama ku adalah dimas, aku adalah anak yang pendiam dirumah, disekolah, dan dilingkungan ku. Entah mengapa aku selalu malas bergaul, mungkin karena sifat ku yang terlalu pendiam atau aku yang merasa kurang percaya diri sehingga aku lebih suka menyendiri daripada berkelompok.

Semuanya berawal ketika aku terbangun dari tidur, saat itu bahuku terasa gatal tetapi sakit seperti ada yang menggigit. setelah itu aku menggaruknya dengan tanganku dan ternyata yang ada dibahuku adalah seekor kelabang, aku pun segera menjatuhkan kelabang itu ke lantai dan segera membunuhnya.

Aku pun tidak terlalu memikirkan hal itu dan lalu pergi ke sekolah, saat berada di sekolah bahuku terasa sangat gatal dan perih, dan aku pun memutuskan izin pulang dari sekolah. Setibanya dirumah aku memutuskan untuk tidur karena badan ku terasa panas dan dingin. Didalam tidurku aku bermimpi menjadi seekor kelabang dengan mengucapkan kata "ubah diriku kelabang".

Aku pun terbangun, dan mimpi itu selalu membayangi diriku hingga aku mencoba mengucapkan kata itu di dunia nyata. "ubah diriku kelabang", seketika tubuhku terasa panas dan kepalaku terasa pusing, aku pun berubah menjadi makhluk yang sangat aneh, tiba-tiba terdengar suara ditelinga ku "kau adalah seorang pahlawan, berbuatlah kebaikan". Aku pun merenung dan aku mengucapkan kata "ubah diriku kelabang" untuk kedua kalinya, seketika tubuhku kembali seperti semula. Aku merasa takjub dan heran dengan kejadian yang menimpa diriku.

Besok harinya, saat aku pulang sekolah ada seorang wanita berteriak minta tolong karena kalungnya ditarik secara tiba-tiba oleh dua orang pencuri dengan mengendarai motor. Tiba-tiba terdengar ditelinga ku "kau adalah pahlawan", aku merasa bingung tetapi aku harus mengucapkan kata itu dan "ubah diriku kelabang" seketika tubuku berubah. Dan aku pun mengejar dua pencuri itu dengan hanya berlari, tidak ku sangka aku dapat berlari secepat kilat bahkan mengalahkan kendaraan lain.

Saat dua pencuri itu sudah berada di depanku tiba-tiba sesuatu seperti antena di atas kepalaku memanjang dan mengangkat dua pencuri itu dari motornya dan antena yang berada dipinggangku pun memanjang dan dibantu dua dari enam tanganku yang berada paling bawah mengangkat Motornya agar tidak teseret dijalanan dan memindahkannya agar tidak mengganggu lalu lintas. Aku pun merasa kasihan melihat dua pencuri itu karena mereka terus meminta ampun kepadaku tetapi aku bingung harus bagaimana dan tiba-tiba dua dari enam tanganku yang berada ditengah memanjang dan mengambil dua pencuri agar segera diturunkan dari dua antena diatas kepalaku.

Dua pencuri itu segera mengembalikan kalung yang mereka curi dari wanita itu dan tidak lupa aku menyuruhnya meminta maaf pada wanita itu. Setelah itu aku mengangkat dua tanganku yang berada paling atas dan tiba-tiba keluar petir dari tanganku dan tiba-tiba turunlah hujan.

Aku pun segera pergi dari tempat itu dan menuju tempat sepi yang tiada satu pun orang untuk mengucapkan kata "ubah diriku kelabang" dan seketika berubahlah aku menjadi wujud asli ku.
Sejak saat itu aku berjanji, aku akan terus menolong orang lain dari segala kejahatan tanpa satu orang pun tahu wujud asli ku sebenarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...