Rabu, 21 September 2011

Sebuah Pelajaran Hidup



‘Belajar dari sebuah lilin yang gue nyalain’
Hmm... lampu gue matikan dan gue menyalakan lilin yang susah payah gue buat dengan tangan sendiri itu dengan korek api yang gue pegang..
indah banget lilin yang menyala itu, dengan terangnya sesuatu itu menerangi kegelapan dengan harapan.. tapi pernah gak sih semua orang merasakan bagaimana rasanya menjadi lilin itu? tubuhnya harus rela terbakar, meleleh, dan akan habis hanya untuk menerangi suatu kegelapan dengan beberapa hembusan angin dan disaat dia telah habis dan tak mampu menerangi lagi, hmm... kegelapan pun kembali dan bagaimana dengan seseorang disekitar lilin itu? Menghargai? Mengingat kalau lilin itu pernah berusaha meneranginya? Hmm... lilin itu hanya diam dan tak ada yang tau bagaimana perasaan lilin itu.. lilin itu telah habis, lenyap, hilang... entahlah.. lilin itu tetap tersenyum dengan bangga karena dia pernah menerangi seseorang didalam kegelapan..

Berusaha memberi yang terbaik.. dan menjadi baik bukan berarti harus menjadi yang terbaik..
Tuhan menciptakan manusia bukan untuk gagal ataupun sukses, menang ataupun kalah, terbaik ataupun terburuk.. tetapi untuk berusaha, berusaha, dan berusaha.. dan sesungguhnya kesuksesan, kemenangan, dan terbaik itu sebenernya ada disini.. dihati..

Hmm... jika dipahami, perjalanan hidup ini sudah tertulis.. dan percaya Tuhan telah menyiapkan sesuatu yang terbaik.. tetap bersyukur padamu, Tuhan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...