Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

Hantu Perpustakaan


           Sinta.. Sinta adalah seorang siswi yang dikenal pintar, baik, dan ramah di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ternama dan elit di suatu daerah perkotaan. Sinta sangat beruntung karena mendapat beasiswa, dan tentunya dia pun bisa masuk dan belajar disekolah itu meski dia berasal dari keluarga yang sederhana. Disekolahnya, Sinta pun dikenal dengan sebutan si kutu buku karena dia tidak pernah jauh dari yang namanya membaca buku dan apalagi kalau dia sudah berada di perpustakaan, rasanya perpustakaan adalah surga dunia baginya. Namun siapa menyangka kalau di perpustakaan itulah dia akan menemui takdir kematiannya.
            Hingga pada suatu ketika, Sinta berkenalan dengan teman satu sekolahnya yang bernama Anton. singkat cerita, perkenalan dengan anton terus berkembang hingga tanpa diduga bahwa keduanya ternyata memiliki satu perasaan yang sama, namun perasaan itu belum terungkap karena tidak adanya saling keterbukaan diantara mereka berdua. dan tanpa disadari pula ternyata banyak siswi yang cemburu dengan kedekatan anton dengan sinta yang semakin dekat dan mulai tampak seperti melebihi seorang teman biasa, hmm.. kalau banyak siswi yang cemburu itu adalah wajar karena anton termasuk cowo terganteng, tajir, gaul, dan populer disekolah tersebut. dan kedekatan anton dengan sinta pun ternyata juga tercium hingga kepada mantan pacar anton yaitu wulan, wulan pun penasaran dengan sosok sinta dan kedekatan sinta dengan mantan pacarnya tersebut. putusnya hubungan pacaran anton dan wulan dikarenakan wulan yang selingkuh dengan cowo lain, yang namun pada akhirnya perselingkuhan tersebut diketahui oleh anton sendiri dan karena itulah anton memutuskan hubungannya dengan wulan. meski sebenarnya wulan masih sangat mencintai anton dan serta menyesal telah menduakan anton dan menurut wulan perselingkuhannya dengan cowo lain tersebut hanyalah sebuah iseng belaka. Hmm.. penyesalan selalu datang diakhir, meski wulan meminta hubungannya dengan anton kembali seperti sebelumnya tetapi anton telah terlanjur sakit hati dan tidak bisa mengembalikan hubungannya dengan wulan, serta menganggap wulan adalah sebuah masa lalu.
            Siang hari disekolah tepat waktu istirahat, anton mengajak sinta ke taman belakang sekolah dengan tujuan anton ingin menyatakan cintanya yang sudah lama ingin diungkapkan terhadap sinta dan sekaligus meminta sinta untuk menjadi pacarnya. Ditempat yang sepi itu anton pun mengutarakan cintanya terhadap sinta dan sinta pun membalas cinta anton, dan saat itu pula mereka resmi berpacaran. Namun tanpa mereka sadari ternyata wulan mengikuti mereka, dan entah setan apa yang ada difikiran wulan setelah mengetahui hal itu wulan pun sangat marah cemburu dan dia pun berniat melakukan sesuatu terhadap sinta. Bel istirahat selesai pun berbunyi, anton dan sinta pun berpisah untuk kembali ke kelasnya masing-masing. namun ternyata wulan mengikuti sinta dan tepat didepan pintu kelas sinta, secara mengagetkan wulan pun menarik tangan kanan sinta dengan sambil meminta menggunakan nada tinggi agar sinta menemui wulan diperpustakaan setelah bel pulang sekolah, dan sinta pun menjawab ucapan wulan dengan nada yang polos serta menuruti permintaan wulan karena fikirnya mungkin wulan membutuhkan bantuannya dalam hal pelajaran. Setelah itu, Lalu sinta pun masuk kedalam kelas kembali untuk melanjutkan pelajaran tanpa fikiran curiga sekali pun terhadap wulan.
Bel pulang sekolah pun berbunyi bertanda semua pelajaran hari ini telah berakhir. Sekolah mendadak hening, sinta pun segera menepati janjinya untuk menemui wulan diperpustakaan. Namun wulan yang ditunggu pun tak kunjung datang tetapi sinta tetap menunggu wulan sambil membaca dan membuka-buka lembaran buku diperpustakaan itu. tiba-tiba handphone sinta pun bergetar mengagetkan sinta, ternyata anton yang menelpon untuk mengajak sinta segera pulang dan anton sedang menunggunya di parkiran bawah tetapi sinta menolak dan menyuruh anton untuk pulang duluan, alhasil anton pun mengikuti permintaan sinta. Dan ketika sinta ingin memasukan kembali handphonenya ke kantong bajunya, tiba-tiba pak ali (penjaga perpustakaan) bertanya “kok.. belum pulang? Kenapa?”, sinta pun menjawab “oh iya.. pak, saya masih ingin membaca buku, bapak mau pulang? Saya tidak apa-apa sendiri”, pak ali pun kembali menjawab “owhh.. yaudah, sin.. bapak pulang yah.. nanti jgn lupa kalau sudah selesai lampunya dimatikan”. Pak ali pun segera pulang dan meninggalkan sinta sendiri didalam pepustakaan karena pak ali percaya pada sinta dan sangat mengenal sinta karena sinta sering main keperpustakaan.
Hari semakin sore dan sekolah pun semakin hening, sinta pun asik membaca dan membuka lembar demi lembar bukunya diperpustakaan itu. Tiba-tiba wulan datang, sinta pun memanggil wulan dengan polosnya dan wulan dengan segera menghampirinya.
Disaat itu pula dialog antara wulan dan sinta serta kejadian yang tak diinginkan pun terjadi...
Sinta : wulan.. akhirnya kamu datang. hmm.. oh iya, tadi ada apa yah kamu meminta aku kesini?
Wulan : gua mau nanya sama loe..
Sinta  : kamu mau nanya apa? (jawab sinta dengan polos)
Wulan : loe udah jadian sama anton?
Sinta  : hmm.. iyah.. kenapa?
Wulan : terus loe terima dia untuk jadi pacar loe?
Sinta  : hmm.. lan, sebenernya ada apa sih?
Wulan : anton itu milik gua.. gak boleh ada yang milikin dia selain gua.. (jelas wulan dengan nada tinggi)
Sinta  : hah? Bukannya kamu sudah putus sama anton..??
Wulan : loe gak usah banyak bacot.. (dengan sambil mengeluarkan pisau dan menusukannya ke dada sinta)
Sinta  : aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....................................
Sinta pun kehilangan nyawanya diperpustakaan itu, dan dengan segera wulan menghampiri sebuah lemari besi tua seperti brankas diperpustakaan itu sambil menyeret sinta ke lemari besi tersebut. Sangat Tragis sekali, wulan pun menyimpan dan memasukkan jasad sinta ke dalam lemari besi tersebut dengan pisau yang masih tertancap di dadanya. Lalu setelah itu wulan pun dengan segera membersihkan ceceran darah sinta dilantai perpustakaan tersebut dan mengunci lemari besi tersebut lalu membuang kuncinya.
            Dua hari atas gemparnya hilangnya sinta berlalu.. dari pihak keluarga atau pihak sekolah pun bingung dengan keberadaan sinta sebenarnya, mereka sudah mencarinya bahkan sudah melapor kepada polisi atas hilangnya sinta yang diduga bahwa sinta telah diculik saat menuju rumah ketika pulang sekolah. Pak ali (penjaga perpustakaan) pun telah menjadi saksi orang terakhir yang bersama sinta, pak ali pun memberi keterangan yang menyatakan “terakhir saya bersama sinta yang membaca buku hingga sore diperpustakaan, dan saya sempat meminta sinta untuk mematikan lampu perpustakaan jika sudah selesai tetapi sepertinya sinta lupa untuk mematikannya karena besok paginya keadaan lampu perpustakaan masih dalam keadaan menyala, dan selanjutnya saya tidak tau apa-apa lagi karena saya meninggalkannya sendiri”, ucap pak ali. Hilangnya sinta sungguh misterius dan sangat sulit terungkap, Dan Anehnya diperpustakaan tersebut yang dimana tempat tewasnya sinta dan tempat jasad sinta berada saja tidak tercium bau mencurigakan, dan tidak ada satu orang pun yang curiga pada lemari besi tua yang ada diperpustakaan tersebut karena tidak ada yang berfikir hingga kesitu dan terlebih lemari besi itu sudah lama tidak digunakan.
Hilangnya sinta sungguh membuat bingung semuanya dan hingga semuanya pun merasa ada keganjilan atas hilangnya sinta. Sejak hilangnya sinta, Di dalam kelas sinta pun terasa keganjilan dan bangku yang dimana tempat sinta duduk kini menjadi kosong yang bahkan teman sebangku sinta yang bernama Lia pun sering mendengar sayup-sayup suara sinta yang meminta tolong didalam kelas hingga akhirnya Lia pun sakit tiba-tiba dan tidak masuk sekolah akhir-akhir ini. Selain itu, perpustakaan sekolah pun juga menjadi sepi karena sebagian murid sekolah tersebut sering menemukan keanehan diperpustakaan tersebut, seperti buku perpustakaan yang tiba-tiba pindah dengan sendirinya, melihat penampakan hantu kuntilanak yang masih tertancap pisau didadanya, bahkan hingga ada siswi yang kesurupan diperpustakaan itu. Hmm.. Sebenarnya sejak awal hilangnya sinta, pak ali (penjaga perpustakaan) pun merasakan ada yang aneh juga dengan perpustakaan dan selain itu hawa udara didalam perpustakaan juga yang akhir-akhir ini tidak seperti biasanya. Hingga hari keempat misteri hilangnya sinta pun masih belum terungkap, pak ali pun dihari keempat tersebut akhirnya menemukan keganjilan pada perpustakaan karena dia menemukan seekor ulat belatung dilantai perpustakaan tersebut, namun sangat disayangkan pak ali tidak terlalu menanggapinya karena dia hanya menemukan ulat belatung tersebut hanya seekor saja.
Orang tua sinta sangat terpukul sekali dengan hilangnya sinta, dan terlebih sinta adalah anak perempuan satu-satunya. Tidak hanya di sekolah sinta dan ternyata di rumah tempat tinggal sinta pun sering terjadi keanehan sejak hilangnya sinta, seperti pintu rumah yang akhir-akhir ini sering ada yang mengetuk tetapi setelah dibuka oleh ayah atau ibunya sinta ternyata tidak ada siapa pun didepan pintu tersebut, kucing-kucing disekitar rumah sinta yang selalu mengeong terus-menerus ditengah malam akhir-akhir ini, dan yang lebih aneh lagi lampu yang ada dikamar sinta yang selalu ditemukan dalam keadaan menyala dipagi hari oleh ibunya sinta meski padahal lampu itu sudah dimatikan atau selalu dalam keadaan mati sebelumnya. Meskipun sering terjadi keanehan-keanehan tersebut tetapi Orang tua sinta pun tidak pernah berfikir keanehan itu berasal dari arwah penasaran sinta karena orang tua sinta masih beranggapan bahwa sinta telah diculik, dan mereka masih sangat berharap sinta dapat ditemukan serta mereka dapat berkumpul kembali menjadi keluarga sederhana yang utuh.
Hingga hari ke-enam hilangnya sinta.. Anton yang harus kehilangan sinta pun masih terlarut dalam kesedihan, anton yang sedang berada ditaman belakang sekolah pun menangis karena mengingat tempat itu adalah tempat dimana dia dan sinta resmi berpacaran yang belum sempat dia menikmati masa berpacarannya tetapi sinta telah hilang entah kemana. Anton sangat mencintai sinta, hilangnya sinta seperti membuatnya gila yang terkadang membuatnya tertawa sendiri jika mengingat kejadian ketika dia sedang bercanda dengan sinta dan tetapi terkadang juga membuat anton menagis sendiri karena dia sadar bahwa sinta telah hilang. Dan tiba–tiba ditengah hembusan angin yang meniup pepohonan ditaman belakang tersebut muncul sosok sinta, anton pun mengejar sosok sinta tersebut hingga berhenti didepan perpustakaan, namun sosok sinta itu pun menghilang. Dan didepan perpustakaan tersebut anton bertemu dengan wulan, hingga terjadi dialog antara mereka berdua..
Anton : sinta.. sinta.. (berteriak mencari sosok sinta yang menghilang tersebut)
Wulan : anton? Ngapain kamu cari sinta? Sinta gak ada disini?
Anton : tapi tadi aku liat dia disini..
Wulan : allow.. dia itu udah ilang.. jadi ga mungkin ada disini..
Anton : arggh.. terserah mau percaya atau enggak..
anton pun segera masuk kedalam perpustakaan dengan masih sambil berteriak mencari sinta dan dengan segera pula wulan pun mengikuti anton, Namun anton yang berteriak memanggil-mangil nama sinta tiba-tiba menangis dan duduk dibangku perpustakaan karena dia telah sadar bahwa sosok sinta yang dia kejar ternyata tidak ada disana. lalu wulan pun menghampiri anton dan meyakinkan anton kalau sinta tidak ada diperpustakaan itu serta meminta anton untuk melupakan sinta, tetapi anton yang mendengar ucapan wulan hanya diam menangis tidak menjawab ucapan wulan tersebut. Dan tiba-tiba wulan sentak kaget takut setelah mendengar sayup-sayup suara arwah sinta yang memanggil namanya, lalu dengan segera wulan pun meminta anton keluar dari perpustakaan itu bersamanya. dan disaat berjalan menuju keluar pepurpustakaan itu, anton pun tiba-tiba dikagetkan dengan darah yang menetes ditangannya yang entah darah tersebut menetes dari mana asalnya. Wulan yang melihat kejadian itu segera menarik anton keluar dari perpustakaan itu karena takut akan terjadi sesuatu yang lebih aneh lagi dan akhirnya mereka berdua pun keluar dari perpustakaan itu meski anton masih merasakan aneh dengan darah yang tiba-tiba menetes ditangannya tersebut.
            Tepat di hari ke-tujuh hilangnya sinta.. seperti biasa anton belajar dikelasnya, namun kali ini anton tertidur dikelas karena akhir-akhir disetiap malam ini dia tidak bisa tidur karena memikirkan sinta. Didalam tidurnya anton bermimpi bertemu dengan sinta dan sinta pun mengajaknya keperpustakaan untuk membuka lemari besi tua yang berada diperpustakaan, namun disaat dia telah sampai didepan lemari besi itu dan ingin membuka lemari besi itu, sinta pun menghilang. Tiba-tiba Anton pun sentak terbangun dari tidurnya sambil berteriak memanggil nama sinta dan mengagetkan guru serta murid yang saat itu ada dikelas, Dan lalu dengan segera anton meminta semuanya untuk keperpustakaan dan meyakinkan sinta ada disana (diperpustakaan itu). Dan disaat yang bersamaan, pak ali (penjaga perpustakaan) pun menemukan banyak ulat belatung disekitar lemari besi tua diperpustakaan yang dijaganya tersebut dan dengan segera dia melapor ke ruang kantor guru. Dan pada Akhirnya semua warga sekolah pun berkumpul diperpustakaan itu, pak ali dan pak penjaga sekolah pun membuka paksa lemari besi tua itu untuk mengetahui ada apa didalam lemari besi tua itu yang disaksikan semua warga sekolah. Dan ternyata.. astagfirullah... innalillahiwainnailaihirojiun.. ternyata didalam lemari besi itu terdapat mayat sinta yang sudah membusuk dengan sebuah pisau yang masih tertancap didadanya. Mengetahui hal itu semua guru, teman dekat, dan terutama anton pun menangis, dan dengan segera pihak sekolah pun menghubungi keluarga sinta dan melapor polisi. Lalu Tidak lama kemudian polisi serta mobil ambulance pun datang bersamaan dengan ayah dan ibunya sinta yang terus menangis sejak mendapat kabar dan mengetahui hal itu. dan disaat polisi mengangkat jasad sinta yang masih tertancap sebuah pisau untuk keluar dari lemari besi itu, tiba-tiba wulan berteriak kencang, menangis, lalu tertawa sendiri.. dan secara mendadak serta tak wajar ternyata disaat itu pula wulan dinyatakan telah gila (mengalami gangguan jiwa)..

Rabu, 02 November 2011

Bekerja dengan Hantu Gedung Kosong


hmm... kota yang padat dan sibuk.. Lina adalah salah satu korban kerasnya penduduk perkotaan. demi mencari sesuap nasi, dia berjalan menyusuri dari satu gedung menuju gedung lainnya untuk mencari pekerjaan. Sebenarnya Keadaan ekonomi keluarganya’lah yang mendesak lina untuk bekerja karena suaminya baru saja di PHK dari pekerjaannya dan ditambah dengan kebutuhan anak-anaknya yang membutuhkan biaya yang cukup lumayan besar. Semua ini dilakukannya atas dasar ‘mau / tak mau, harus mau.. demi menyambung hidupnya dan keluarganya’.

Lina pun memasuki dari gedung satu menuju ke gedung lainnya ditemani suaminya dengan menggunakan kendaraan motor di siang hari yang cukup terik. Hingga pada satu gedung, didepan gedung tersebut terdapat seorang satpam, Lina pun menghampiri satpam tersebut dan menanyakan apakah ditempat tersebut membutuhkan seorang pekerja atau tidak, namun satpam tersebut menyuruh dan menyarankan lina untuk menuju ke lantai 4 dan mencari ruang manager untuk berbicara langsung dengan manager tempat tersebut. Lina pun segera masuk untuk menemui manager tempat tersebut, hmm.. lina merasakan kecurigaan pada saat itu karena pada saat itu keadaan tempat itu sepi dan hanya ada beberapa mesin jahit disana, padahal hari itu bukanlah hari libur. Ditengah kecurigaanya, Lina menemukan pintu bertuliskan ‘manager room’, lina pun segera mengetuknya dan lalu dari dalam terdengar suara pria berkata ‘masukk..’  dan lina pun segera masuk kedalam ruangan dan selanjutnya lina berbincang dengan manager tempat tersebut di dalam ruangan itu. Singkat cerita, Lina pun diterima bekerja ditempat itu karena lina cukup mempunyai skill dalam menjahit dan disela perbincangan si manager menjelaskan bahwa pada saat itu para pekerjanya memang sedang diliburkan, Namun lina tidak begitu memperdulikan hal itu karena lina sangat senang karena sudah diterima bekerja dan besok adalah hari pertamanya bekerja. Lina pun segera menghampiri suaminya yang sedari tadi menunggunya duduk diatas motor didepan gedung tersebut, dan suaminya pun turut senang mendengar kabar tersebut lalu mereka berdua segera pulang kerumah dengan rasa senang.

Keesokan harinya.. hmm.. hari ini adalah hari pertama lina bekerja ditempat itu, suaminya pun mengantar lina ketempat itu dengan motor dipagi hari yang cerah. Setibanya disana lina pun segera masuk kedalam gedung dan mulai bekerja. Lina merasakan keganjilan dan keanehan karena semua pekerjanya menggunakan pakaian berwarna putih dan hanya lina yang menggunakan pakaian berwarna corak dan ditambah semua pekerjanya serasa terkesan tidak ramah karena semuanya tidak ada yg menyapa lina dari awal lina datang dan hanya managernya saja yang menyapa sekaligus menyambut lina disaat awal lina datang. Semua pekerja begitu tekun menjahit dengan muka merunduk menjadikan keadaan diruangan terasa hening hanya terdengar suara mesin jahit diruangan yang cukup besar itu. Hingga pada waktu istirahat lina pun terheran dengan makan siang yang disuguhkan tempat kerjanya itu karena makan siangnya sangat enak dan terkesan makanan kelas atas, namun lina tidak terlalu memikirkannya dan dia pun memakan makanannya dengan lahapnya. Dan setelah istirahat selesai, lina kembali dan melanjutkan pekerjaannya, namun Ditengah pekerjaannya sang manager mengumumkan kalau hari ini semua pekerja harus lembur sampai dengan jam 9 malam dan semua pekerja pun menurutinya termasuk lina. Waktu terus berjalan, namun keadaan masih terasa sama hening karena semuanya tekun menjahit dan hanya terdengar suara mesin jahit. Hingga jam 9 malam pun tiba dan semua pekerja pun bergegas pulang termasuk juga lina. Dan didepan gedung ternyata sudah ada suami lina yang menunggu lina pulang karena lina sebelumnya meng’SMS suaminya untuk menjemputnya jam 9 malam, dan akhirnya mereka pulang kerumahnya.

Hari kedua lina bekerja.. hmm.. hari ini lina pun diantar lagi oleh suaminya ketempat kerjanya, namun lina merasa aneh setibanya disana karena gedung tempat bekerjanya terasa asing ditambah dengan tembok sekitar gedung berwarna hitam-hitam seperti pernah mengalami kebakaran serta terlihat tua dan ditambah lagi pager gedung tersebut terkunci dan tidak ada satpam, keadaan gedung itu sangat tidak seperti sebelumnya yang dilihat lina dan suaminya. Lina dan suaminya begitu kaget serta tidak percaya, mereka merasa seakan terkena hipnotis. Dan mereka mencoba bertanya dengan satpam sekitar gedung tersebut. Dan ternyata kata satpam di sekitar gedung tersebut “gedung tua itu sudah lama kosong dan tidak pernah dihuni lagi karena gedung itu pernah mengalami kebakaran yang menewaskan semua pekerja didalamnya”. lina yang mendengar berita tersebut lalu sentak kaget kemudian pingsan dan terjatuh tergeletak dijalan, lalu dengan segera suaminya dan sempat dibantu dengan satpam itu membawa lina kerumah sakit. Lina mengalami sok dan trauma yang sangat berat hingga lina harus dirawat dirumah sakit selama seminggu dan yang lebih parahnya lagi hal itu membuatnya menjadi mendadak bisu (tidak bisa berbicara). Kejadian itu masih membuat lina tidak percaya dan bertanya-tanya dengan siapa dia bekerja selama seharian digedung itu. Diri lina merasakan trauma berat dan membuatnya kadang merasakan ketakutan yang sangat mendalam jika lina mengingat kejadian dia pernah bekerja seharian dengan para sosok makhluk alam lain atau hantu. Lina masih tidak percaya namun kejadian itu begitu nyata. Dan kejadian itu membuatnya begitu trauma.

Percaya atau tidak percaya.. Lalu gedung itu??????? Aaaaaa...........

Jumat, 21 Mei 2010

Manusia kelabang hero


Nama ku adalah dimas, aku adalah anak yang pendiam dirumah, disekolah, dan dilingkungan ku. Entah mengapa aku selalu malas bergaul, mungkin karena sifat ku yang terlalu pendiam atau aku yang merasa kurang percaya diri sehingga aku lebih suka menyendiri daripada berkelompok.

Semuanya berawal ketika aku terbangun dari tidur, saat itu bahuku terasa gatal tetapi sakit seperti ada yang menggigit. setelah itu aku menggaruknya dengan tanganku dan ternyata yang ada dibahuku adalah seekor kelabang, aku pun segera menjatuhkan kelabang itu ke lantai dan segera membunuhnya.

Aku pun tidak terlalu memikirkan hal itu dan lalu pergi ke sekolah, saat berada di sekolah bahuku terasa sangat gatal dan perih, dan aku pun memutuskan izin pulang dari sekolah. Setibanya dirumah aku memutuskan untuk tidur karena badan ku terasa panas dan dingin. Didalam tidurku aku bermimpi menjadi seekor kelabang dengan mengucapkan kata "ubah diriku kelabang".

Aku pun terbangun, dan mimpi itu selalu membayangi diriku hingga aku mencoba mengucapkan kata itu di dunia nyata. "ubah diriku kelabang", seketika tubuhku terasa panas dan kepalaku terasa pusing, aku pun berubah menjadi makhluk yang sangat aneh, tiba-tiba terdengar suara ditelinga ku "kau adalah seorang pahlawan, berbuatlah kebaikan". Aku pun merenung dan aku mengucapkan kata "ubah diriku kelabang" untuk kedua kalinya, seketika tubuhku kembali seperti semula. Aku merasa takjub dan heran dengan kejadian yang menimpa diriku.

Besok harinya, saat aku pulang sekolah ada seorang wanita berteriak minta tolong karena kalungnya ditarik secara tiba-tiba oleh dua orang pencuri dengan mengendarai motor. Tiba-tiba terdengar ditelinga ku "kau adalah pahlawan", aku merasa bingung tetapi aku harus mengucapkan kata itu dan "ubah diriku kelabang" seketika tubuku berubah. Dan aku pun mengejar dua pencuri itu dengan hanya berlari, tidak ku sangka aku dapat berlari secepat kilat bahkan mengalahkan kendaraan lain.

Saat dua pencuri itu sudah berada di depanku tiba-tiba sesuatu seperti antena di atas kepalaku memanjang dan mengangkat dua pencuri itu dari motornya dan antena yang berada dipinggangku pun memanjang dan dibantu dua dari enam tanganku yang berada paling bawah mengangkat Motornya agar tidak teseret dijalanan dan memindahkannya agar tidak mengganggu lalu lintas. Aku pun merasa kasihan melihat dua pencuri itu karena mereka terus meminta ampun kepadaku tetapi aku bingung harus bagaimana dan tiba-tiba dua dari enam tanganku yang berada ditengah memanjang dan mengambil dua pencuri agar segera diturunkan dari dua antena diatas kepalaku.

Dua pencuri itu segera mengembalikan kalung yang mereka curi dari wanita itu dan tidak lupa aku menyuruhnya meminta maaf pada wanita itu. Setelah itu aku mengangkat dua tanganku yang berada paling atas dan tiba-tiba keluar petir dari tanganku dan tiba-tiba turunlah hujan.

Aku pun segera pergi dari tempat itu dan menuju tempat sepi yang tiada satu pun orang untuk mengucapkan kata "ubah diriku kelabang" dan seketika berubahlah aku menjadi wujud asli ku.
Sejak saat itu aku berjanji, aku akan terus menolong orang lain dari segala kejahatan tanpa satu orang pun tahu wujud asli ku sebenarnya.

Rabu, 31 Maret 2010

Pengorbanan cinta

Diriku menjadi orang terbodoh ketika aku mensia-siakan Lisa seorang wanita yang berhati baik namun aku tidak menyadarinya.

Sebelumnya ku berduga, aku tidak akan pernah merasakan dicintai oleh seorang wanita, tapi semua dugaan ku salah setelah ku mengenal lisa wanita yang mau menerima ku apa adanya walaupun diriku buta, Bahkan lisa selalu memberiku suport dan semangat hidup untukku.

Sampai pada suatu hari lisa menerima ku sebagai kekasihnya, hati ku merasa sangat senang. selama berhubungan dengan lisa, lisa tak pernah menghina ku sedikit pun.

Hingga pada suatu hari pula, lisa mengajak ku sebuah rumah sakit, dan lisa berkata "kamu akan segera melihat dunia". Aku pun merenung sejenak dan tiba-tiba datanglah seorang dokter yang berkata "operasi sudah siap, silahkan bawa pasien ke ruang operasi", tiba-tiba beberapa orang membawaku dan aku disuntikan sesuatu, dan setelah itu aku tidak mengetahui apa-apa lagi.

aku pun terbangun, dan aku mendengar suara lisa disampingku, lisa berkata "kau akan segera melihat dunia ini", setelah itu seorang dokter membuka perban dimataku dan setelah terbuka aku merasakan cahaya yang sangat tajam dimataku dan ternyata aku bisa melihat.

saat itu aku senang tapi di sisi lain aku merasa kecewa karena lisa adalah seorang wanita buta. saat itu pula aku marah terhadap lisa karena aku merasa terbohongi dan aku memutuskan hubungan kami, lisa pun menerimanya dan dia segera pergi dariku dengan menggunakan tongkat.

Seminggu kemudian aku check mata kembali, tiba-tiba seorang dokter yang mengoperasiku memberitahuku bahwa yang mendonorkanku mata adalah lisa dan lisa menyuruh sang dokter agar tidak memberitahuku.

Selama kejadian itu, aku terus menangis dan berusaha mencari lisa. Namun, setelah aku menemukan rumahnya ternyata dia sudah meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya.

Rasa menyesal didiriku sudah semakin dalam hingga membuatku seperti orang gila. Namun apa daya nasi sudah menjadi bubur, aku hanya bisa berbicara dalam hati "maafkan aku lisa, maafkan aku.. Sungguh cinta dan pengorbananmu sangatlah berharga untukku, aku akan terus menjaganya.. Maafkan aku.., Seandainya waktu dapat ku putar kembali, sungguh aku akan mengubah sikap angkuhku terhadapmu waktu itu, Maafkan aku..".

Senin, 01 Maret 2010

Tetes air mata di hari guru

Cerita ini bermula ketika aku masuk dalam salah satu sekolah sma di Jakarta..

"Wah.. Sekolahnya bagus sekali, bagaimana yah dengan guru-guru disini?" itulah yang ada didalam hatiku, ketika aku pertama kali memasuki sekolah baruku.
Lalu, setelah beberapa bulan aku bersekolah, ternyata guru-guru disana baik-baik walaupun ada yang sedikit galak tapi tetap pada batas kewajaran, gurukan juga manusia.

Namun, diantara guru-guru tersebut, ada diantara guru yang bernama ibu rani, dia adalah guru yang paling baik dan bertanggung jawab menurutku. Dia selalu mengajar siswanya dengan penuh kesabaran, hingga aku menjadikannya guru favorite ku. Saya dan bu rani pun sangat dekat sekali, layaknya seorang ibu dan anak.

Namun, akhir-akhir ini ibu rani jarang hadir untuk mengajar dikelas. menurut gosip yang beredar, dia sedang sakit parah. Entahlah aku pun tidak tahu penyakitnya.

Tepat tanggal 25 november hari itu adalah hari guru diseluruh Indonesia. Dan disekolahkupun diperbolehkan bagi setiap siswa Untuk membawa bunga lalu diberikan kepada guru favoritenya, sebagai tanda ucapan terima kasih. aku berniat memberikan bungaku kepada ibu rani, namun tepat pada hari guru itu, ibu rani tidak masuk sekolah. Akupun sedikit kecewa. Namun betapa kagetnya aku ketika ternyata pak kepala sekolah memberikan pengumuman bahwa ibu rani telah meninggal dunia, tanpa terasa mataku meneteskan air mata. saat itu pula aku berusaha untuk bisa kerumah bu rani untuk menyelawatnya, bersama dengan guru-guru yang lain. Dan akhirnya aku berhasil, aku pun tidak hanya kerumahnya tapi ikut untuk pemakamannya. Dan setelah pemakamannya selesai, aku hanya bisa berdoa untuknya dan memberikan bungaku diatas makamnya sebagai tanda terima kasih dariku. "semoga engkau diterima disisinya, engkau adalah guru yang baik", hanya itulah yang dapat kuucapkan untuknya.

Kamis, 04 Juni 2009

Takdir kematian

cerita ini berawal dari seorang yang bernama pak suryo yang berniat mencuri buah mangga dirumah pak adi tetangganya sendiri yang kebetulan tidak ada dirumah karena istrinya yang ingin melahirkan.
namun disaat pak suryo ingin mengambil mangga tersebut terjadi keganjalan, yang dimana tiba-tiba pak suryo mendengar suara yang aneh seperti 2 orang sedang berdialog dan tanpa sengaja pak suryo terus mendengarkan dialog tak bersumber tersebut.. dan isi dari dari dialog tersebut menceritakan "takdir seorang yang bernama asih akan meninggal karena buaya", pak suryo pun bingung dan akhirnya dia mengurungkan niatnya mencuri mangga, dan akhirnya kembali pulang. namun bisikan-bisikan itu membuat pak suryo menjadi gelisah.
sebulan pun berlalu, saat itu pak suryo brniat bersilahturahmi kerumah pak adi, tapi,, betapa kagetnya pak suryo ketika pak adi menyebut nama asih sabagai anak perempuannya. hal ini pun mengingatkan pak suryo dengan kejadian sebulan yang lalu dan tanpa sengaja pak suryo menceritakannya kepada pak adi namun pak adi hanya menanggapinya sebagai mitos belaka.
3 tahun pun berlalu, asih tumbuh dengan sehat namun asih mempunyai hobi yang aneh yaitu berenang dikali sambil berharap ada buaya yang datang untuk meminta makan, hal ini pu membuat pak adi merasa terganggu karena teringat ucapan pak suryo.
akhirnya pak adi memutuskan untuk pindah rumah yang jauh dari kali, di rumah barunya terlihat asih tidak begitu senang karna asih selalu menangis karena ingin mandi dikali dan katanya ingin melihat buaya. ayahnya pun bingung dan pak adi mempunyai ide untuk membelikan boneka buaya yang besar untuk asih.. dan asih terlihat sangat senang kini karena mempunyai boneka idamannya.
suatu ketika asih bermain dengan cara melompati boneka buaya itu berkali-kali dan tiba-tiba asih jatuh tersandung boneka buaya tersebut dan akhirnya meninggal dunia ditempat itu karena mengalami benturan yang sangat keras. dan pak adi bersama istrinya hanya dapat merenungi kepergian anaknya di usia sedini itu...
sesungguhnya hidup dan mati itu hanyalah ditangan ALLAH SWT...

Kamis, 02 April 2009

hantu rumah kosong

pengalaman misteri ini adalah pengalaman misteri pertama yang saya alami, yang sekaligus tidak akan pernah terlupakan dan akan terekam selamanya diotak saya. awalnya saya tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi pada diri saya, karena awalnya saya mengira hal-hal bersifat horor itu hanyalah bersifat mustahil..
waktu itu saya, dan 4 teman saya (dimas, adi, dhika, dan doni) ingin sekali pergi berlibur, karena waktu itu bertepatan dengan liburan sekolah. dan secara kebetulan orang tua dhika mempunyai rumah didaerah perkampungan,, dan katanya sich udah lama gak ditempatin, awalnya saya ragu untuk ikut berlibur karena tempatnya terlalu jauh untuk saya,, tapi 4 temen saya itu terus memaksa saya dengan rayuan yang akhirnya membuat saya untuk ikut..
waktu keberangkatan pun tiba,, waktu itu kita berangkat menggunakan mobilnya si dhika, maklum dhika itu orang yang lebih berada diantara kita.. pas lagi dijalan kita menabrak seekor kucing, tapi kata dhika itu adalah hal yang biasa,, namun semenjak itu hati saya menjadi gelisah..
ahhhh.... akhirnya kita sampai tempat tujuan juga dech,, menurut saya rumah itu terkesan seram banget soalnya udah rumahnya gede, ga ada penghuninya lagi. yaaa,, tapi apa boleh buat saya tidak enak ngomong yang sebenernya sama dhika,, akhirnya saya masuk juga dan ketika selama perjalanan itu membuat saya lapar dan ingin makan mie rebus,, yaudahdeh saya keluar untuk membeli mie di warung terdekat.. emm,, pas diwarung ada anak kecil bertanya pada saya "kok kakak mau sich tinggal dirumah itu?" terus saya jawab "emang kenapa de?" dan ade itu pun menjawab pertanyaan saya "waktu itu ade ngeliat kuntilanak lagi gendong pocong kecil dirumah itu sambil nyanyi!" terus pas denger seperti itu saya langsung lari dan segera pulang untuk ceritain sama 4 temen saya itu,, ehhh.. pas saya udah ceritain, mereka malah ketawa katanya "mau aja dibegoin ama anak kecil"
malam pun tiba, waktu itu tidur berlima bersama 4 teman saya itu,, didalam sebuah kamar yang bisa dibilang lumayan cukup besar dengan kasur yang juga begitu lumayan besar.. tiba-tiba doni berkata " ehhh,, katanya kalo lagi ngumpul itu gak boleh ganjil ntar dicomot 1 loh..!!" ehh adi, dimas, dan dhika malah ketawain doni...
tepat pukul 00:05, saya terbangun karena saya bermimpi tidak enak, saya bermimpi ada seorang wanita hamil ingin gantung diri dikamar mandi dirumah itu.. hal itu pun membuat saya susah untuk tidur kembali, hingga waktu tepat 03:50 saya pun tersadar karena doni tidak ada ditempat tidur,, akhirnya saya membangunkan adi, dhika, dan dimas untuk mencari doni,, waktu pencarian pun menghabiskan waktu 2 jam, hingga akhirnya kita putus asa untuk mencarinya,, akhirnya kita kembali kekamar dengan perasaan takut karena hal yang dikatakan doni akan benar-benar tejadi pada dirinya.. ehh gak taunya dimas ada ditempat tidur, padahal tadinya tuh gak ada,, akhirnya kita berempat membangunkan doni dan nampaknya doni seperti orang yang linglung, katanya,, tadi dia seperti ditutup kain hitam hingga ia tidak bisa bernafas oleh seseorang berjubah hitam..
tepat pukul 06:30,, setelah kita berlima membereskan semua barang-barang,, kita sepakat untuk meninggal kan rumah itu, karena takut hal yang tidak diinginkan pun terjadi.. dan pas mobilnya dhika ingin menancapkan gasnya,, saya melirik rumah itu untuk yang terakhir kalinya, saya terkaget-kaget karena saya melihat ada sesosok kuntil anak yang disekitarmatanya berwarna merah darah sambil menggendong pocong kecil, menatap kearah saya sambil melambaikan tangannya...!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...